Cairo, Egypt : Goresan Mimpi Lama

Bermimpi adalah sesuatu yang menyenangkan. Membayangkan menjadi sesuatu yang kita inginkan di masa yang akan datang tanpa peduli kalau waktu yang dibutuhkan tidaklah sebentar. Membayangkan rasanya memiliki semua yang kita inginkan. Membayangkan bisa melihat senyum paling indah dari orang-orang istimewa.

Bermimpi saja memang mudah dan terasa indah. Tapi kita tetap harus sadar kalau semuanya butuh proses dan bahkan ada kalanya kita untuk berkorban. Dan saat itu, 4 tahun lalu, bermimpi juga adalah sesuatu yang amat aku sukai.

Aku mulai banyak bermimpi ketika sudah mulai mengerti apa itu mimpi dan cita-cita. Aku mulai membentuk mimpi-mimpiku sendiri dan membayangkan jalan menuju semua itu. Dunia tidak lebih besar bagi seorang pemimpi.

Di bangku sekolah menengah, aku diajar oleh guru-guru luar biasa yang kebanyakan adalah lulusan universitas Timur Tengah. Tapi waktu itu hanya mengangumi kehebatan bahasa arab mereka. Bayangkan betapa bangganya bisa menguasai bahasa yang digunakan Al-Qur’an. Bahasa yang digunakan orang-orang di negeri para nabi. Dan seiring berjalannya waktu, kekaguman itu menjadi sebuah mimpi yang berpuncak di suatu tempat. Negeri para nabi, Mesir.

Banyak hal yang aku dengar dari negeri indah itu. Kebaikan orang-orangnya, keindahan sungai nil yang mempesona, banyaknya penghapal Al-Qur’an disana, dan banyak lagi hal yang membuatku semakin jatuh cinta.

Puncaknya adalah ketika aku duduk di kelas 11. Guru-guru dan teman-teman sudah banyak tahu mimpiku yang satu ini : menuntut ilmu di negeri piramida itu. Jangan tanya bagaimana orang tua dan keluarga. Semua juga sudah tahu. Mereka sudah mendukung dan mendo’akan. Prestasiku di sekolah juga baik. Jadi apalagi yang kurang ?. Aku punya peluang itu, Insya Allah.

Tapi yang manusia bisa lakukan adalah berusaha dan berdo’a. Allah yang mengatur semuanya. Allah yang paling tahu hal yang baik dan buruk. Allah yang lebih tahu bagaimana baiknya jalan hidup bagi hamba-hambanya. Ketika yang kita inginkan akhirnya tidak pernah menjadi nyata, maka sesungguhnya ada hal lebih baik yang Allah rencanakan dan yang pasti ada hikmah yang Allah ingin kita sadari. (to be continued)

Advertisements

One thought on “Cairo, Egypt : Goresan Mimpi Lama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s