Istanbul Maratonu – Menaklukkan Jembatan Bosphorus

Istanbul Maratonu ke-36 yang diadakan pada tanggal 16 November 2014 adalah acara tahunan yang selalu diadakan di tempat yang sama, Boğaziçi Köprüsü a.k.a Bosphorus Bridge. Dan event ke-36 ini adalah yang pertama untukku dan teman-teman yang baru 2 bulan tinggal di Turki. Dan pengalaman pertama ini meninggalkan kesan yang juga tidak terlupakan bagi kami.

Pagi hari pukul 9 kurang, kami sudah siap-siap dari asrama. Ada satu bis besar yang akan mengantar kami ke lokasi garis start di Altunizade. Dari dua belas lantai dari asrama kami, yang ikut serta hanya satu bis itu. Kami ngga sempat sarapan di asrama seperti biasa, jadi sarapan di berikan di bis. As usual, it was only bread and juice. Menu sarapan di asrama ini tidak terlalu beragam. Setiap hari hanya roti, selai, zaitun, dan potongan timun-tomat.

Kurang dari 30 menit, kami sudah tiba di lokasi. Subhanallah. Ada banyak sekali orang. Dari yang muda sampai tua, yang pergi dengan pasangan atau hanya sendiri, ada juga yang bergerombol dengan teman satu sekolah atau kampus, dan bahkan suami-istri yang mengajak serta anak-anaknya.

Lagu-lagu diputar kencang. Kebanyakan lagu Turki. Dan bendera merah bulan-bintang khas Turki, serta balon aneka warna banyak terlihat dimana-mana. Sesekali ada pertunjukan tidak terduka ketika banyak sekumpulan burung yang terbang beriringan di angkasa. What a beautiful day. Walaupun sebenarnya, cuaca tidak cerah bahkan sedikit mendung dan berkabut.

Setelah turun dari bis, kami berjalan ke arah garis start. Hari itu, jalur yang melewati jembatan sengaja ditutup. Sejenis car-free-day lah. Termasuk jalur metrobus. Yang biasanya jalur itu selalu penuh dengan mobil dan bis-bis, hari itu dikosongkan. Ya, kecuali ambulance dan mobil polisi yang bersiaga di pinggir arena marathon.

Sudah banyak orang yang berkumpul disana ketika kami baru datang. Jembatan Bosphorus masih beratus meter di depan kami semua. Tapi acara baru akan dimulai pukul 9.45. Semua orang menunggu sambil bicara satu sama lain, atau beberapa kali ber-selfie ria. 😀

Ternyata, waktu mulainya sedikit terlambat. Dimulainya pukul 10 tepat ketika hampir semua orang bersorak tidak sabaran. Dan kami mulai berjalan santai. Sedikit hujan, tapi ngga sama sekali mengurangi semangat kami menaklukkan jembatan Bosphorus yang cuma bisa dilihat dari jauh setiap berangkat TÖMER.

Sepanjang jalan, aku yang cuma berdua dengan kakak senior yang juga baru berangkat tahun ini, banyak mengambil foto sambil terus mencari wajah yang kami kenali. I really wished that you were there, guys. Merasakan bagaimana indahnya kebersamaan semua orang hari itu. Semuanya bersemangat. Tidak ada ekspresi sedih. It was time for everyone to have some fun.

Beberapa kali juga, kami diajak ngobrol dengan orang-orang Turki. Obrolan ringan yang bisa dimengerti oleh kami yang masih dalam tahap belajar dan sedikit mempraktikkan 😀 . Semua orang ramah. Semua orang bahagia. Dan Bosphorus yang sedikit ditutupi kabut ngga sama sekali terlihat menyeramkan. Subhanallah. Jembatan yang semua orang tahu. Finally I walk o it. Alhamdulillah ..

Karena banyak berfoto dan ikut terhanyut dalam kegembiraan orang sekitar, tidak terasa, jembatan Bosphorus sudah berhasil kami lewati. Dan itu berarti saatnya bilang “Welcome to Europe (side)“.

Finish line bertempat di Dolmabahçe Sarayı (palace). Aku belum pernah kesana sebelumnya. Dan hari ini malah gagal jadi hari pertama kunjungan kesana. Well, if you know what I meanIf you dont .. just read it.

Setelah sukses melewati Bosphorus Bridge, kami mulai bertemu dengan orang-orang yang kami kenal, satu asrama. Jadi akhirnya, kami berjalan bersama sampai ke Beşiktaş. Kami sudah ada di bagian Eropa. Suasana memang sedikit berbeda.

Perasaan sudah jauh sekali perjalanan. Tapi ternyata, masih 3 kilometer lagi untuk bisa tiba di garis finish. Kaki yang awalnya masih kuat, sudah mulai kelelahan. Jadi, ketika kami berdua melihat iskele (pelabuhan) dari jauh, saat itu juga kami memutuskan untuk pulang. Giving up 😀 😀 😛 . Insya Allah kedepannya bisa selesai sampai akhir. (jangan ditiru hihi)

But over all, kami sudah mendapatkan pengalaman melewati jembatan Bosphorus. Menaklukkannya yang selama ini cuma bisa dilewati, dan dilihat dari jauh :D. Ikut merasakan atmosfer kegembiraan di bawah hujan yang turun rintik-rintik. Membiarkan kaki melangkah lebih jauh dari biasanya. Membiarkan semua kepenatan dan kesedihan di belakang garis start untuk kemudian berjalan santai kedepan dengan senyum merekah. 😀

Event seperti ini akan ada setiap tahunnya di tempat yang sama. Aku masih mengumpulkan informasi dalam rangka apa acara ini sebenarnya. Dan untuk teman-teman yang akan menyusul ke Turki Insya Allah (aamiin), atau ke tempat lain, kalau mau ikut acara seperti ini, ikutilah sampai akhir. 😀 😛

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s