Keep Calm and Learn Languages

keep-calm-and-learn-languages-5

(Image: Google)

Merhaba!

Tadi pagi, ketika aku dan dua temanku sedang menunggu kedatangan teman-teman mahasiswa baru di lobi asrama, kami berkenalan dengan seorang gadis dari Tunisia yang juga adalah mahasiswa beasiswa YTB 2015. Awalnya, ibunya yang menyapa kami, menanyakan apakah ada Wi-Fi di asrama ini, dengan bahasa arab. Aku mengerti apa yang beliau katakan, tapi ketika menjawab, semua kosakata bahasa arabku menghilang. Tinggallah bahasa Turki dan bahasa Inggris yang bercampur di kepalaku.

Beliau tertawa melihat ekspresi kami yang kebingungan,
“Apa kamu bisa berbicara bahasa arab?”
“Ya, sedikit sekali,” kataku sambil cengar-cengir dan garuk-garuk kepala. Kebingungan.
“Aku pernah belajar bahasa arab, tapi karena tidak pernah digunakan, aku hampir lupa semuanya.” Lanjutku terbata-bata. Beliau tersenyum.
“Tidak apa-apa. Sekarang aku sedang membuatmu agar bicara bahasa arab. Jangan malu-malu.”
Aku malah bilang “na’am” sambil angguk-angguk tidak jelas.

Gadis Tunisia yang ternyata bernama Fatma itu menanyakan soal beberapa hal yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Kami bicara dengan bahasa Turki karena ternyata dia pernah belajar bahasa Turki selama dua tahun di sekolah menengah.

Aku banyak mengobrol dengannya ketika dia menumpang jaringan internet dari handphone-ku. She is such a very smart girl. Dia tidak hanya bisa bicara dengan bahasa Arab dan Turki. Tapi juga bahasa Inggris dan Perancis. Aku langsung terkagum-kagum setelah tahu kemampuannya. Dia mampu mengerti dan bicara dengan empat bahasa yang ingin sekali aku kuasai. Well, insyaallah bahasa Turki dan Inggrisku akan semakin baik. Tapi soal bahasa Arab dan Perancis, aku harus mengulang dari awal. Walaupun untuk bahasa Arab akan lebih mudah karena aku sudah pernah belajar dulu.

“I only know ‘bonjour’, ‘comment allez-vous’, and ‘je ne parle pas français’ 😅”
“Hahaha .. trés bien” 

Kami berdua tertawa dan kemudian dia bilang kalau dia akan mengajariku bahasa Perancis nanti. Insyaallah.

Ketika bicara, kami menggunakan bahasa Turki dan Inggris bersamaan. Malu sekali rasanya karena aku belum bisa bicara bahasa Turki dengan lancar. Padahal sudah satu tahun aku tinggal disini. 😳

Untuk kamu sedang membaca ini, tolong doakan aku agar dimudahkan dalam semester awal ini. Karena aku masih butuh belajar lebih baik lagi 😂. Apalagi banyak yang bilang kalau aku minimal harus menguasai tiga bahasa karena jurusanku adalah jurnalistik. Wish me luck, guys. Bana dua edin, olur mu?

Bagaimana denganmu?. Apa kamu juga ingin menguasai banyak bahasa?. Berapa bahasa yang sudah kamu kuasai?. Metode belajar bahasa seperti apa yang kamu terapkan?.

Esma, Istanbul

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s