Memimpin dan Dipimpin

Setiap orang adalah pemimpin. Seorang Presiden adalah pemimpin bagi rakyatnya, seorang Direktur adalah pemimpin bagi pekerjanya, seorang Ayah adalah pemimpin bagi keluarganya, dan terlepas dari itu semua, setiap orang adalah pemimpin bagi dirinya sendiri.

Nah, apa itu pemimpin?

Menurut vtaide.com, leader is a person who influences a group of people towards the achievement of a goal. Pemimpin adalah seseorang yang mempengaruhi sekelompok orang untuk mencapai sebuah tujuan. Jadi, pemimpin adalah seseorang yang bermisi sama dengan kelompoknya dalam mewujudkan sesuatu. Dan ada lebih banyak lagi defenisi pemimpin yang bisa kamu googling 😀

Bagaimana cara untuk menjadi pemimpin yang baik?

Pertanyaan itulah yang menjadi salah satu alasan dibuatnya kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan. Kegiatan ini bisa beragam bentuknya. Dan kegiatan ini sangatlah penting untuk menjadi bekal kita dalam mengikuti sebuah organisasi dalam lingkup kecil atau yang lebih besar dan serius nantinya.

Dua hari lalu, PPI Istanbul mengadakan kegiatan serupa dengan target participant-nya adalah mahasiswa Indonesia di Istanbul yang sudah tinggal minimal satu tahun dan sudah pernah mengikuti pelatihan sejenis sebelumnya. Hari itu, tidak begitu banyak yang hadir. Tapi kegiatannya tetap berjalan lancar dan banyak sekali ilmu yang kami dapat.

Ada empat narasumber yang kemarin diundang, dan ke-empat-empatnya adalah mahasiswa senior di Istanbul yang berpengalaman dalam berbagai bidang, terutama yang berkaitan dengan ‘kepemimpinan’.

Ada banyak sekali hal yang disampaikan oleh keempat pembicara kemarin. Dan semuanya semakin membuka pikiran dan memperluas wawasan kami yang hadir. Yang kemarin banyak dibahas adalah mengenai kepemimpinan dalam kelompok. Bahwa seorang pemimpin adalah seseorang yang harus mengetahui seluruh apa saja yang ada dalam list pekerjaan kelompoknya. Dan tidak hanya itu, pengetahuan seorang pemimpin haruslah meluas dan mendalam.

Bedanya pemimpin dengan orang-orang dibawahnya adalah, ketika pemimpin harus mengetahui segala sesuatunya dengan detail, orang-orang dibawah ini hanya perlu mengetahui pekerjaan dari bidang lain dalam kelompok mereka tanpa harus mendalaminya. Jadi dengan itu, pemahaman dalam kerjasama dalam kelompok akan terbangun dengan baik.

Ilmu dalam hal seperti ini tidak lama bertahan lama dalam otak kita, kalau tidak langsung kita praktekkan. Misalnya, dengan mengikuti kepanitaan atau organisasi di sekolah. Kalau kita serius dalam mengerjakan program kerja atau tugas sebagai tanggung jawab kita, pada akhirnya kita akan merasakan kalau ada kemampuan kita yang berkembang dan ilmu-ilmu ini akan dapat terus diingat.

Hal lain yang disampaikan adalah dalam sebuah kelompok, seorang pemimpin harus memiliki branding atau dalam hal ini, kata-kata yang bisa menyemangati orang dibawahnya untuk bersama mencapai tujuan dan target yang sudah ditetapkan sebelumnya. Seorang pemimpin harus lebih mampu bertahan dibanding orang dibawahnya. Karena ketika seorang pemimpin berkobar semangatnya, maka satu kelompok itu akan ikut tersulut semangatnya. Dan begitu pula sebaliknya. Sebuah kelompok akan lemah jika melihat pemimpinnya yang putus asa.

Dan ada banyak hal lain lagi seperti lobby management, pengarsipan atau dokumentasi pihak atau tokoh terlibat yang harus tetap dijaga, dan bagaimana caranya untuk tetap menggali semangat dalam keadaan tertekan atau dalam keadaaan sulit. Lagi, semua hal ini akan sangat mudah kita dapatkan dalam kegiatan serupa, tapi untuk membuatnya bermanfaat dalam hidup dan dalam pengembangan karakter kita, semuanya harus kita praktekkan dalam kehidupan nyata.

Kalau kamu bukanlah orang yang baik dalam bekerja dalam kelompok, maka kamu dapat menggunakannya dalam kepemimpinan individu, dalam memimpin diri kamu sendiri mencapai target dan impian kamu. Bahkan dalam memimpin diri sendiri pun tidak semudah kelihatannya, kan?

Tapi, menurut pribadiku sendiri, ikut serta dalam sebuah organisasi tidak hanya mengembangkan karakter kita dalam satu hal, tapi dalam banyak sekali hal, dan juga dengan organisasi, kita akan dapat mengenal dan belajar lebih lagi dari orang-orang baru.

Menjadi anggota dalam kepengurusan PPI Istanbul satu tahun yang lewat adalah hal yang benar-benar berharga dan tidak akan dilupakan untukku dan teman-teman yang lain. Kami juga diajarkan tentang nilai-nilai kehidupan yang tidak ada dalam list pelajaran di sekolah manapun. Belajar memahami sesama, membantu, menggali pikiran lebih dalam untuk ide-ide baru, belajar bertahan dalam tekanan dan keadaan sulit, belajar berani untuk bicara atau mengungkapkan pendapat di depan umum, belajar merencanakan dan mengerjakan sesuatu dengan baik dan detail, dan belajar mengenai hal-hal teknis yang pasti akan sangat berguna nantinya.

Hakikatnya, kita memanglah seorang pemimpin. Kita adalah pemimpin bagi diri sendiri, kita yang memimpin langkah kita. Dan pada lain waktu, kita pula yang akan dipimpin. Hidup memang begitu. Dipenuhi hal-hal dan cara yang membuat kita banyak belajar dan semakin menyadari betapa luasnya ilmu Allah itu.

Teruslah maju, bangkit dari jatuhmu, belajarlah lebih banyak, dan bersyukurlah. Bersyukurlah untuk setiap kesempatan yang ada 🙂

 

Dalam penantian keajaiban putih musim dingin,
Istanbul, 7 Desember 2015

Advertisements

2 thoughts on “Memimpin dan Dipimpin

  1. “Ilmu dalam hal seperti ini tidak lama bertahan lama dalam otak kita, kalau tidak langsung kita praktekkan..” setuju bgt sama yang ini.
    Beruntung banget bisa belajar ginian sama ahlinya, Ma. Aku jarang dapet beginian pas kuliah-kuliah kemaren.haha
    Salut sama PPI Istanbul yang sepertinya makin kece.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s