Langkah Satu: Berhasil

Selamat!
Untuk kalian, para YTB applicants yang sudah mendapatkan email undangan wawancara. Selamat bersiap-siap dan semoga terus dilancarkan dan kembali diberi hasil terbaik, ya 😀

Nah, hal apa saja yang harus disiapkan sebelum wawancara? I’ll share some tips I got for myself and what should be prepared when I did the interview 2 years ago. It might not be the really effective ones, but who knows, right?

Well, the first one is..
Perhatikan dengan baik isi email yang kamu terima. Jika itu adalah sebuah undangan wawancara, as I’ve mentioned in the previous post, pasti terdapat tanggal, jam, dan tempat wawancara akan dilakukan. Untuk wawancara di Indonesia, biasanya dilakukan hanya di dua tempat; Kedutaan Besar Turki di Kuningan, Jakarta, dan somewhere in Aceh (Congrats for you, Aceh people!). Jadi jika kamu adalah seseorang yang tidak tinggal di atau dekat dua kota tersebut, persiapkan rencana berangkatmu agar pastinya, tidak terlambat.
Anyway, you can see the email I got in the previous post as well..

Second..
Make sure that you have all the needed documents with you. It’s all written in the email, such as transcript, uploaded certificates, ID card (KTP/Passport), and SKHUN. Seingatku hanya itu. Intinya adalah semua berkas yang dirasa penting dan berkaitan dengan aplikasi. If I forgot to mention other document, just tell me in the comment section.
Buat checklist untuk memudahkan kamu mendata seluruh dokumen yang kamu punya. Pastikan semuanya lengkap sebelum kamu berangkat. Dan untuk ID card, sebaiknya kamu siapkan KTP untuk bisa dengan mudah masuk ke dalam kedutaan. Walau kurasa, Kartu Keluarga juga masih bisa, bagi mereka yang belum memiliki KTP.

Tiga..
Kuasai isi essay kamu kemarin
. Karena sebagian besar yang akan ditanyakan adalah yang berkaitan dengan essay. Tapi ingat, bukan menghapal!. Baca, dan pahami intinya saja.
Some of the questions they might ask you are like..

  1. Tentang dirimu. Mereka akan minta kamu memperkenalkan diri sendiri. Nama, tempat tanggal lahir, usia, sekolah, tempat tinggal, minat dan hobi, dll
  2. Alasan memilih Turki
  3. Alasan memiih jurusan dan rencana setelah lulus
  4. Pertanyaan tambahan yang biasanya berkaitan dengan jurusan yang kamu pilih. Misal, jika kamu memilih Hubungan International, mungkin mereka akan menanyakanmu soal hubungan Turki-Indonesia, dll
  5. Apakah kamu mendaftar ke tempat lain dan mana yang akan kamu pilih jika kamu lolos keduanya? beserta alasan

Itu adalah pertanyaan yang aku dapat waktu itu dan dari cerita beberapa teman awardee yang lain. Tidak pasti semua itu yang akan mereka tanyakan, tapi kurang lebih begitulah..

Empat..
Selain mempersiapkan berkas-berkas, menguasai esai, dan mempersiapkan jawaban untuk tiap pertanyaan, hal penting yang harus kamu siapkan adalah kemampuan berbahasa Inggris. Terus latih kemampuanmu berbicara dan memahami sambil membayangkan kalau kamu sedang berada di ruang wawancara. Selain bahasa inggris, bahasa Arab bisa membantu, terutama yang memilih jurusan Islamic Theology.
Dont worry too much if you think you have a bad gramatical or accent, as long as people can understand and get the point, you’re okay.

Biasanya akan ada 3 pewawancara namun hanya dua yang aktif bertanya. Satu yang ditengah, menurut pengalamanku dan beberapa teman yang lain juga, hanya sesekali merespon, selebihnya, fokus memperhatikan kita. According to the thing inside my head, bisa jadi pewawancara yang satu ini difokuskan untuk membaca mimik, memperhatikan gerak-gerik kita, intonasi suara dan hal lain terkait psikologis, dan menyimpulkan apakah kita adalah seorang calon penerima beasiswa yang berhak dan cocok.

Untuk hal apa saja yang harus dilakukan atau tidak dilakukan ketika melakukan tes wawancara, kalian bisa browsing dan baca tips-tipsnya di website yang lebih akurat soal itu. Tentang bagaimana sikap ketika masuk ke dalam ruangan, menyapa para interviewers, menjawab tiap pertanyaan, dan pamit dari ruangan ketika selesai agar interviewers tertarik untuk meloloskan kamu.

Dan tips terakhir adalah berdoa.
Terus tingkatan doa dan rasa syukur kepada Tuhan karena telah memberikan kamu kesempatan sejauh ini. Dan mintalah agar langkah kamu terus dipermudah, agar hatimu tetap merendah jika hasilnya adalah yang diharapkan, dan tetap menerima dengan lapang dada jika hasilnya kurang memuaskan.

Perjalanan ini tidak akan mudah. Karena itu kamu butuh fisik dan tekat yang kuat agar terjauh dari putus asa dan menyerah di tengah jalan.

Tetap semangat!

*Sekali lagi aku katakan, bisa jadi wawancara kali ini akan berbeda. Karena itu, jadikan saja tulisan ini sebagai bagian dari persiapan kamu. Semua ini aku tulis berdasarkan pengalamanku sebelumnya.

**Baca juga pengalamanku ketika menghadapi tes wawancara di postingan yang lain. Bisa diakses di sini

Advertisements

17 thoughts on “Langkah Satu: Berhasil

  1. Asslmlkum kak. Saya kmrn ikut wwncra dan smua prtnyaan yg kakak paparkan d ats dtnya jga sma saya. Tpi drasi intvw ny lym pndek kak. Kalau kakak kmrn brp lma drsi ny?
    Trm ksih kak.

    Like

    1. Halo,
      Maaf banget aku ngga tahu menahu soal itu. Tapi beberapa waktu lalu ada yang dapat info dari YTB, katanya enail untuk undangan interview sudah dikirim semuanya. Jadi bagi yg ngga dapet, brrti tahun ini blm berhasil 😦
      Aku ngga bisa nyuruh kamu percaya 100% ya. Tapi kalau menurut aku bisa jd kya gitu krna sekarang udah awal Juni sedang yg nerima interview kmren sekitar akhir Mei semuanya

      Jangan putus semangat, ya. Tahun depan dicoba lagi 🙂

      Like

  2. Terima kasih sudah berbagi 🙂
    Insyaallah mau coba tahun depan, untuk apply S2 ..
    Untuk jurusan pendidikan bahasa Arab, linguistik atau sastra paling banyak di Universitas atau wilayah mana ya? Mohon info nya kalau tau.. Terima kasih banyak :))

    Like

    1. Sama sama :). Di Turki belum ada penjurusan yang spesifik untuk Bahasa Arab dsb. adanya jurusan Ilahiyyat atau Islamic Theology. Yang paling unggul ada di Marmara University, Istanbul.
      Lebih jelas soal jurusan: studyinturkey.gov.tr

      Like

  3. Assalamu alaikum, berkas yg diupload pd form pendaftaran itu yg asli ato yg sudah diterjemahin?

    bisa minta contact wa ato line nya gak mba?soalny banyak yg mau ditanyain, sy mau mencoba mendaftar bs s2 utk thn 2017,tks atensinya

    Like

  4. Assalamu’alaikum. Mba Asma, salam kenal, saya berencana apply turkiye burslari utk S2 jurusan pendidikan bahasa atau psikologi pendidikan, di universitas istambul adakah jurusan yang berkaitan dengan kedua study tersebut? Trims utk infonya.

    Like

      1. Saya sudah baca cerita mba tentang biaya awal di Turki sebelum beasiswa cair, kira2 kalo hitungan sekarang itu berapa rupiah yang harus saya siapkan sebelum beasiswa cair. Kan berarti utk ikamet dan lain2 mesti siapin biaya sendiri dulu, kan setibanya di sana harus segera diurus ya?

        Like

      2. 3-4 juta sebenernya sudah lumayan sih. Karena makanan sudah disiapin di asrama juga.

        Untuk minggu-minggu pertama itu butuhnya palin banyak buat transport (terutama di Istanbul) karena belum dapat trasport-kart berdiskon buat pelajar. İkamet bayarnya 60 lira, sama pajak hendpon 140 lira. Tambahin lain sih kaya buat beli jaket/sweater ketika cuacanya emang udah lebih dingin gitu. 5 juta tuh udah banyak buat 1,5 bulan.

        Ya nanti disesuain juga sih sama keterimanya di kota mana.

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s